kasihruang.com–Bogor, TP Posyandu Kota Bogor Kawal Renovasi Rumah Tidak Layak Huni Melalui Gerakan Posyandu 6 SPM
Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan terus menjadi perhatian Ketua Tim Pembina Posyandu (TP Posyandu) Kota Bogor, Yantie Rachim. Melalui Gerakan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat teridentifikasi sejak dini sekaligus dicarikan solusi secara kolaboratif.
Salah satunya adalah laporan mengenai rumah tidak layak huni (RTLH) milik seorang warga di Kelurahan Kebon Kalapa yang kondisinya memprihatinkan dan terancam ambruk. Laporan tersebut diterima melalui pengaduan masyarakat (dumas) yang masuk ke Posyandu SPM Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Yantie Rachim mendorong jajaran kewilayahan, mulai dari camat, lurah, hingga perangkat daerah terkait untuk bersama-sama mencari solusi agar warga tersebut dapat segera menempati rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman.
“Melalui Posyandu SPM Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, kita tidak hanya berbicara mengenai pelayanan kesehatan, tetapi juga bagaimana Posyandu menjadi wadah yang mampu melihat berbagai persoalan masyarakat secara lebih luas dan menghadirkan solusi,” ujar Yantie Rachim, Selasa (4/8/2026).
Hasil koordinasi yang dilakukan membuahkan dukungan dari perangkat daerah terkait bersama pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) dari CV Artho Podho Moro untuk membantu renovasi rumah warga tersebut.
Bantuan CSR selanjutnya diserahkan kepada Lurah Kebon Kalapa untuk direalisasikan bersama dukungan swadaya masyarakat setempat. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mempercepat penanganan persoalan sosial di wilayah.
Yantie Rachim menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam membantu warga. Menurutnya, semangat gotong royong merupakan kekuatan utama dalam menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat.
“Ketika semua pihak bergerak bersama, persoalan yang dihadapi masyarakat dapat lebih cepat ditangani. Ini menjadi salah satu bukti bahwa Gerakan Posyandu 6 SPM memberikan dampak nyata di lapangan,” katanya.
Melalui penguatan Gerakan Posyandu 6 SPM, TP Posyandu Kota Bogor terus mendorong para kader dan seluruh unsur masyarakat untuk aktif mendeteksi berbagai kebutuhan warga, tidak hanya pada aspek kesehatan, tetapi juga pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta aspek lainnya yang menjadi bagian dari pelayanan dasar. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat dapat terlaksana secara lebih terpadu, menyeluruh, dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Bogor Tengah, Lurah Kebon Kalapa, Ketua TP Posyandu Kelurahan Kebon Kalapa, perwakilan DP3A Kota Bogor, serta Disperumkim Kota Bogor.
Source : Pemkot Bogor

