kasihruang.com-Bogor, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau kesiapan rehabilitasi tahap II sejumlah fasilitas olahraga di GOR Pajajaran pada Selasa (14/4/2026).
Peninjauan ini diawali dengan pengecekan desain pengembangan kawasan GOR Pajajaran, mencakup fasilitas olahraga, gedung perkantoran, hingga sarana pendukung lainnya.
Pada tahun ini, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor akan melaksanakan rehabilitasi wall climbing, lanjutan rehabilitasi Stadion GOR Pajajaran tahap II, rehabilitasi tahap II Kolam Renang Mila Kencana, perawatan gedung perkantoran baru untuk Dispora, serta penataan kawasan.
Dedie Rachim menyampaikan bahwa total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp51 miliar.
“Akan segera dilaksanakan lelang. Dengan waktu persiapan yang cukup panjang, diharapkan hasil pekerjaan bisa lebih maksimal,” ujarnya.
Penataan kawasan nantinya juga dilakukan secara simultan, termasuk perluasan area parkir agar lebih tertata dan representatif. Dari sisi lanskap, kawasan ini juga akan dibuat lebih nyaman untuk dinikmati masyarakat.
Dengan penataan tersebut, Stadion GOR Pajajaran yang telah memenuhi standar FIFA serta memiliki lintasan atletik berstandar internasional akan lebih terlihat, baik dari Jalan Pemuda, Jalan Ahmad Yani, maupun Jalan Tirto Adhi Soerjo.
“Ini akan menjadi magnet baru bagi masyarakat Bogor untuk beraktivitas olahraga di kawasan GOR Pajajaran,” tambahnya.
Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana, menjelaskan bahwa proses lelang direncanakan dimulai pada akhir April atau Mei 2026.
Rehabilitasi tahap II Stadion GOR Pajajaran akan mencakup tribun dan berbagai fasilitas pendukung. Sementara itu, rehabilitasi tahap II Kolam Renang Mila Kencana akan difokuskan pada kolam rekreasi, dengan sekitar 90 persen menggunakan lantai kasar (unpolished).
Untuk gedung perkantoran, perawatan akan difokuskan pada fasad eks Wisma Atlet serta interior bangunan. Sementara kantor Dispora saat ini akan dibongkar untuk perluasan area parkir.
“Pemindahan kantor dimulai tahun ini. Setelah interior dan eksterior selesai, kami pindah. Kantor lama yang sudah kosong akan langsung dibongkar. Jadi prosesnya berjalan simultan,” jelas Anas.
Penataan kawasan juga melibatkan perangkat daerah terkait, seperti Dinas PUPR dan Disperumkim, khususnya dalam perbaikan jalan, drainase, serta ruang terbuka hijau.
Dengan demikian, setelah seluruh pekerjaan tahap II rampung, kawasan GOR Pajajaran akan tertata lebih baik dan siap untuk pengembangan tahap berikutnya.
“Iya, kami sudah berkoordinasi. Perbaikan yang menjadi kewenangan dinas akan langsung ditangani, sehingga kawasan ini bisa jauh lebih baik dari kondisi saat ini yang masih dalam tahap persiapan,” tutupnya.
Source : Pemkot Bogor

