kasihruang.com-Bogor, Usai menerima penghargaan Predikat Menuju Kota Bersih dari Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq di Jakarta, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor Denni Wismanto disambut pasukan kuning serta jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
Dalam kesempatan tersebut, seluruh yang hadir mengikuti doa bersama secara khidmat sebagai ungkapan syukur atas hasil penilaian kinerja pengelolaan sampah tahun 2025. Doa dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bogor, Dede Supriatna.
Dalam proses penilaian kinerja pengelolaan sampah di seluruh kabupaten/kota, Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup mengklasifikasikan daerah ke dalam tiga kategori, yakni sertifikat menuju kabupaten/kota bersih, kabupaten/kota dalam pembinaan, serta kabupaten/kota dalam pengawasan.
Hasilnya, sebanyak 35 kabupaten/kota masuk kategori sertifikat menuju kabupaten/kota bersih, 253 kabupaten/kota dalam kategori pembinaan, dan 132 kabupaten/kota dalam kategori pengawasan.
Dedie Rachim menyampaikan bahwa capaian tersebut bukanlah hasil yang mudah, melainkan buah dari perjuangan dan komitmen bersama.
“Alhamdulillah, Kota Bogor kembali dianugerahi penghargaan berupa predikat Bogor Menuju Kota Bersih. Ini merupakan langkah yang ditempuh dengan penuh perjuangan, dan alhamdulillah hari ini dapat kita raih bersama,” ujarnya di Plaza Balai Kota Bogor, Rabu (25/2/2026).
Ia menegaskan, capaian ini bukan akhir, melainkan titik awal menuju implementasi waste to energy melalui program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Melalui PSEL, Kota Bogor tidak hanya memperkuat penanganan di hilir melalui pengolahan sampah dari rumah tangga, perkantoran, sektor horeka, industri, dan sumber timbulan lainnya, tetapi juga menyiapkan pengelolaan di hulu melalui pemilahan sampah, sehingga residu akhirnya dapat diolah melalui PSEL.
“Ini pekerjaan rumah besar ke depan. Meski tidak mudah, saya yakin seluruh warga Kota Bogor mendukung. Kita semua ingin Kota Bogor bersih. Mari mulai dari pemilahan sampah di rumah, kemudian diperkuat melalui TPS3R dan bank sampah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, seluruh proses pengelolaan sampah di Kota Bogor telah melalui tahapan panjang dan selaras dengan arah kebijakan Pemkot Bogor dalam penanganan sampah.
Source : Pemkot Bogor

