kasihruang.com-Bogor, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kali ini, Pemkot memulai pembangunan jalan pengganti untuk Jalan Saleh Danasasmita atau Jalan Batutulis yang berada di Kelurahan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan.
Pada Senin (23/2/2026), dilakukan tahap awal berupa pekerjaan cut and fill sebagai bagian dari persiapan lahan. Tahapan ini menjadi penanda dimulainya pekerjaan fisik proyek.
“Kita mulai dengan cut and fill serta penebangan beberapa pohon sebagai bagian dari tahap awal konstruksi,” ujar Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

Pekerjaan cut and fill ditargetkan selesai dalam waktu satu hingga dua minggu. Proses ini berjalan bersamaan dengan tahapan lelang konstruksi yang saat ini masih berproses di Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Cut and fill ini untuk menyiapkan trase, sehingga saat pemenang lelang sudah ditetapkan, jalurnya sudah siap dan terlihat,” ungkapnya.
Dedie menjelaskan, jalan pengganti tersebut memiliki panjang sekitar 230 meter dengan lebar kurang lebih 18 meter. Pembangunannya berdiri di atas lahan seluas 4.711 meter persegi yang sebelumnya merupakan milik tiga warga.
Pembebasan lahan telah diselesaikan Pemkot Bogor pada tahun anggaran 2025 dengan total nilai Rp19.991.500.000.
“Kami sudah menuntaskan pembebasan lahan pada tahun anggaran 2025. Kini proyek memasuki tahapan berikutnya,” jelasnya.
Saat ini, Pemkot masih menunggu proses lelang konstruksi dari Pemprov Jawa Barat. Apabila seluruh tahapan administrasi telah rampung, pekerjaan fisik diperkirakan berlangsung selama enam hingga tujuh bulan.
Dedie pun berharap dukungan serta doa dari masyarakat agar proyek berjalan lancar dan segera dapat dimanfaatkan, terutama bagi warga yang selama ini terdampak terganggunya akses Jalan Saleh Danasasmita.

“Mohon doa agar prosesnya lancar. Pembangunan ini semata-mata untuk membantu masyarakat yang akses jalannya terdampak,” ujarnya.
Sebelumnya, Pemkot juga mengupayakan jalur alternatif yang lebih dekat dan mudah diakses oleh warga terdampak longsor di Jalan Saleh Danasasmita.
Awalnya, jalur alternatif yang dapat digunakan masyarakat adalah melalui Jalan Cipinang Gading yang terhubung ke Bogor Nirwana Residence (BNR). Namun, karena lebar jalan terbatas dan volume kendaraan meningkat, jalur tersebut kerap mengalami kepadatan.
Melalui Dinas Perhubungan, Pemkot kemudian berkoordinasi dengan pengembang untuk membuka akses melalui Perumahan Pakuan Hill. Upaya tersebut membuahkan hasil dan kini jalur tersebut sudah dapat digunakan warga. Namun, karena berada di kawasan permukiman, terdapat ketentuan yang harus dipatuhi.
“Jalur ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda dua, dengan jam operasional tertentu. Kendaraan dengan knalpot brong juga tidak diperbolehkan melintas,” ujar Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin.
Adapun aturan jalur alternatif melalui Pakuan Hill yakni hanya untuk kendaraan roda dua, dengan waktu operasional pukul 05.00–09.00 WIB dan 16.00–20.00 WIB.
Source : Pemkot Bogor

